Langsung ke konten utama

PRAKTIKUM 1 : IMPLEMENTASI LAN

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Selamat datang diblog saya. Pada postingan pertama ini, saya akan membahas tentang langkah-langkah pembuatan kabel jaringan bertipe straight.

Untuk menghubungkan sebuah jaringan komputer pasti membutuhkan kabel. Terdapat 2 jenis kabel yang sering digunakan yakni kabel straight dan cross. keduanya sama sama dibuat dari kabel utp dan connector rj-45 namun memiliki susunan kabel yang berbeda. perbedaan susunan kabel ini juga berpengaruh terhadap kegunaannya.

Fungsi kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda seperti switch ke hub, hub ke pc, dsb.

lalu, bagaimana cara membuat kabel straight? mari kita bahas.

Sebelum itu, terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, diantaranya :

1. Kabel UTP

kabel utp


2.Connector Rj45
Connector Rj45

3. Crimmping Tool


4. LAN Tester



Langkah membuat kabel straight :

1. Kupas bagian luar kabel lan sebanyak kabel yang disisakan(1-2m) Menggunakan crimping tool/gunting (pastikan inti kabel tidak terpotong).



2. Pisahkan kabel-kabel tersebut dan luruskan, susunlah kabel-kabel tersebut dengan rapih berdasarkan warna seperti Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat





3. Setelah seluruh kabel lurus sesuai dengan urutannya, kemudian potong kabelnya agar sama rata. gunakan crimping tool agar hasilnya lurus dan rata.


4. Setelah itu, masukan urutan kabel tersebut ke dalam slot RJ-45 dengan hati-hati, pastikan seluruh ujung kabel menempel pada ujung slot rj-45



5. Terakhir, jepit kepala RJ-45 menggunakan crimping tool hingga semua kabel terjepit dengan sempurna.


6. Lakukan hal yang sama pada ujung lainnya

7. Setelah semua selesai kita bisa mengetest apakah kabel yang kita buat sesuai dengan yang diharapkan menggunakan lan tester. colokan kedua ujung kabel lan tadi ke slot master dan remote pada lan tester berikutnya klik tombol on. jika seluruh lampu indikator menyala bersamaan mulai dari 1-8 maka kabel sudah siap digunakan.



Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
Jika warna lampu pada LAN Tester ada yang tidak menyala berarti ada salah satu kabel yang tidak terpasang pada pin RJ45. Hal ini menyebabkan kabel LAN tidak layak pakai yang berakibat buruk pada transfer data/tidak bisa transfer data sama sekali. Untuk menyelesaikan masalah ini yang dapat dilakukan adalah lebih teliti lagi dalam menyusun urutan kabel yang tepat, serta pastikan ujung kabel yang dimasukkan ke dalam konektor tepat sampai ujung konektor atau bisa dengan memperhatikan hingga kuningan kabel dapat terlihat dari luar konektor.

Kesimpulan Percobaan :
1. Kesimpulan pada praktikum kali ini, praktikan telah memahami konsep pengkabelan straight. Praktikan juga telah memahami pembuatan kabel straight. Untuk tipe kabel UTP Straight Through Cable, aturan penyusunannya adalah ujung satu dengan ujung lain harus menggunakan spesifikasi yang sama. Tipe kabel UTP Straight Through Cable biasa digunakan untuk menghubungkan antara switch dan router, PC dan HUB, PC dan switch. 

2. Saran dalam pembuatan kabel straight, dibutuhkan kesabaran, keahlian dan kerapian, agar kabel straight dapat digunakan dengan baik dan tahan lama.


SEMOGA BERMANFAAT



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktikum 5 : Konfigurasi WebServer dan simulasi VLAN pada Cisco Packet Tracer

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat datang di blog saya. Pada postingan kali ini, saya akan membagikan tutorial Konfigurasi WebServer dan Simulasi VLAN pada Cisco Packet Tracer. VLAN digunakan untuk menghemat modal dalam pemasangan jaringan, karena dengan menggunakan VLAN kita bisa membagi jaringan dengan IP yang berbeda beda hanya dengan 1 perangkat switch saja, sehingga biaya pemasangan akan lebih murah. Berikut tutorialnya : 1. Langkah pertama, siapkan 4 buah PC, 1 buah server ,dan 1 buah switch 2. Langkah selanjutnya, hubungkan semua perangkat ke switch menggunakan kabel straight atau automatic agar lebih mudah. 3. Klik server > Desktop > IP configuration. 4. Masukkan IP Address 100.100.100.2, Subnet mask 255.255.255.248, Gateway 100.100.100.1 5. Setelah mengisi IP Address server, langkah selanjutnya masuk ke menu Services > DHCP, ubah Service menjadi ON, Default Gateway 100.100.100.1, DNS server 100.100.100.2, Start IP Address 100.100.100.3, Subnet Mask 25...

PRAKTIKUM 8 : KONFIGURASI DASAR LINUX DEBIAN

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat datang di blog saya. Pada postingan kali ini, saya akan membagikan tutorial konfigurasi DNS pada Debian 7. Berikut tutorialnya : 1.  Langkah perta ma, buka virtualbox > klik mulai   2.    Langkah selanjutnya , login dengan root. Kemudian lakukan instalasi bind9 untuk DNS. Masukkan perintah #apt-get install bind9 3.   Kemudian ketik #cd /etc/bind   (enter) #nano named.conf. local (enter)   4.    Kemudian ketik Zone “tkj11.net” { Type master; File “/etc/bind/db.tkj”; };   Zone “10.168.192.in-addr.arpa” { Type master; File “/etc/bind/db.192; };   5.   jika sudah, tutup (ctrl + x + y + enter) dan enter 6.   Ketik cp db.local db.tkj (enter) cp db.127 db.19 (enter)   7.   Kemudian edit file tersebut seperti pada gambar dibawah ini. Jika sudah tekan Ctril + X + Y + enter, untuk keluar dari  konfigurasi   8.   Kemudia...

PRAKTIKUM 3 : JARINGAN CLIENT-SERVER DAN JARINGAN ROUTER PADA CISCO PACKET TRACER

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Selamat datang di blog saya. Pada postingan kali ini, saya akan membagikan tutorial jaringan client-server dan jaringan router pada Cisco Packet Router Tracer. 1. Langkah pertama saya akan menyiapkan jaringan-A terlebih dahulu, pada aplikasi Cisco Packet Tracer siapkan 1 buah Switch, 1 server dan 4 PC. 2. Langkah selanjutnya, pasangkan kabel pada setiap perangkat agar terhubung kepada switch, gunakan kabel straight atau automatic untuk mempermudah pengerjaan. 3. Setelah semua perangkat terhubung ke switch, langkah selanjutnya yaitu masukkan IP Address pada server. Klik Server, buka menu dekstop > IP Configuration. 4. Masukkan IP Address 100.100.100.2, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 100.100.100.1. Apabila sudah selesai, close IP Configuration. 5. Langkah selanjutnya, buka Services > DHCP 6. Langkah selanjutnya, Isi Default Gateway 100.100.100.1, Start IP Address 100.100.100.11, Subnet Mask 255.255.255.0, Max Users ubah menjadi 10. Jik...