Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Selamat datang di blog saya. Pada postingan kali ini, untuk belajar konfigurasi dalam membuat jaringan client server bisa menggunakan program simulasi jaringan Cisco Packet Treacer. Jadi Cisco Packet Treacer adalah suatu software yang digunakan dalam simulasi dan latihan dalam membentuk suatu jaringan termasuk membuat topologi jaringan sebelum menggunakan perangkat jaringan yang asli. Dengan begitu bisa meminimalisirkan kesalahan saat konfigurasi atau implementasi jaringan.
Berikut langkah - langkahnya (sebagai contoh saya menggunakan topologi jaringan tree) :
1. Siapkan 1 buah Server, ambil Server tersebut pada bagian End Devices.
2. Siapkan 1 buah Switch , ambil switch pada bagian network device, silakan pilih tipe Switch sesuai kebutuhan, kali ini saya menggunakan Switch seri 2960-24TT.
3. Siapkan 5 buah PC/Laptop , kali ini saya menggunakan PC.
4. Kemudian Hubungkan semua perangkat ke switch menggunakan kabel Straight atau agar lebih mudah gunakan fitur kabel automatic.
5. Setelah semua perangkat terhubung ke Switch, selanjutnya mengisi IP Address, pertama-tama klik Server > Dekstop > IP Configuration.
6. Lalu isi IP Address 192.168.100.1 Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.100.1. jika sudah bisa di Close.
7. Setelah mengisikan IP pada server, maka selanjutnya kita akan mengisikan IP address pada PC, klik PC 0 > Dekstop > IP Configuration.
8. Lalu ketik IP Address 192.168.100.2, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.100.1. jika sudah bisa di Close.
9. Jika Sudah selesai, klik PC 1, lalu ulangi seperti langkah 7, kemudian ketik IP Address 192.168.100.3, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.100.1. jika sudah bisa di Close.
10. Jika Sudah selesai, klik PC 2, lalu ulangi seperti langkah 7, kemudian ketik IP Address 192.168.100.4, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.100.1. jika sudah bisa di Close.
11. Jika Sudah selesai, klik PC 3, lalu ulangi seperti langkah 7, kemudian ketik IP Address 192.168.100.5, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.100.1. jika sudah bisa di Close.
12. Jika Sudah selesai, klik PC 4, lalu ulangi seperti langkah 7, kemudian ketikan IP Address 192.168.100.6, Subnet Mask 255.255.255.0, Gateway 192.168.100.1. jika sudah bisa di Close.
13. Sekarang IP Address sudah terisi di semua perangkat (Switch tidak perlu IP). Langkah selanjutnya adalah melakukan test Ping antar device, Pertama tama klik PC2 > Dekstop > Command Prompt.
14. Kita akan mencoba melakukan Ping ke Server, ketik perintah “Ping 192.168.100.1”. Jika ping berhasil maka akan muncul pesan seperti pada gambar :
15. Selanjutnya masih pada PC2, lakukan ping kepada sesama client, misal PC3 , Ketik “Ping 192.168.100.5”. Jika berhasil akan muncul Pesan seperti gambar :
16. Selesai, semua perangkat sudah terhubung dan bisa saling berkomunikasi. Anda juga bisa mencoba melakukan ping antar perangkat lain dengan cara yang sudah diajarkan sebelumnya.
Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
Terkadang pengguna lupa dengan IP address yang sudah pernah dimasukkan sehingga muncul pesan Error. Solusinya yaitu buat IP address yang berurutan, misal 192.168.100.1 – 192.168.100.10 dan cek IP apa saja yang sudah dimasukkan pada device lainnya.
Kesimpulan Percobaan :
Jadi untuk membuat desain jaringan tersebut, haruslah dengan langkah langkah yang tepat dan teliti agar tidak terjadi error.
SEMOGA BERMANFAAT
Komentar
Posting Komentar